NABI HUD A.S
Setelah Nabi Nuh a.s. wafat,
keturunannya mulai ingkar
kepada Allah Swt. Maka Allah
Swt. mengutus seorang nabi
yang bernama Hud ke tengah-
tengah mereka. Hud sendiri
masih termasuk keturunan Nuh.
Ia adalah putra Sam bin Nuh. Ia
diutus Allah Swt. untuk
berdakwah kepada kaum Ad,
namun dakwahnya ditolak oleh
kaumnya dan mereka tetap saja
kufur serta musyrik. Karena itu,
Hud berdoa agar Allah Swt.
menimpakan azab kepada
kaumnya itu. Sebelum
malapetaka dari Allah Swt.
turun, Hud dan 17 orang
pengikutnya diperintahkan oleh
Allah Swt. untuk
menyelamatkan diri ke
Hadramaut. Nama Nabi Hud
disebut tujuh kali dalam Al-
Qur'an. Kisahnya antara lain
terdapat pada surah Hud ayat
50-60 dan surah asy-Syu'ara
ayat 123-140 .
AHQAF
Kaum Ad hidup di negeri Ahqaf
yang terkenal subur. Negeri ini
terletak antara Yaman dan
Oman. Di negeri itu ada banyak
bangunan megah seperti rumah,
istana, dan benteng yang
dibangun oleh kaum Ad
(
Q.26:128-129 ). Meskipun hidup
makmur, kaum Ad tidak
memiliki ajaran moral yang baik.
Yang berlaku adalah hukum
rimba. Yang kaya memeras yang
miskin, dan yang kuat menindas
yang lemah.
KAUM AD
Seperti halnya Nabi Hud, kaum
Ad juga merupakan keturunan
Nabi Nuh. Tapi mereka tidak
mengakui Allah Swt., walaupun
Hud telah memperingatkan
mereka. Karena itu, Allah Swt.
membinasakan mereka melalui
azab-Nya. Kisah kehancuran
kaum Ad ini terdapat dalam
surah
al-Ahqaf ayat 21-28 .
DAKWAH
Hud diutus Allah Swt. untuk
memberi peringatan kepada
kaum Ad yang sesat. Ia
memerintahkan agar kaumnya
menyembah Allah Swt., bukan
berhala yang mereka buat
sendiri. Namun Hud
berhadapan dengan
keangkuhan kaumnya. Seruan
Hud tidak mereka pedulikan.
Bahkan sebaliknya, Hud diejek
dan diancam.
AZAB
Allah Swt. menurunkan azab-
Nya kepada kaum Ad dalam
dua tahap. Pertama, negeri
Ahqaf dilanda kemarau panjang.
Saat kaum Ad merasa cemas,
Hud mengingatkan mereka
bahwa kekeringan itu
merupakan awal azab Allah Swt.
Namun kaum Ad tetap tidak
mempercayainya. Lalu datang
azab kedua berupa gumpalan
awan tebal. Kaum Ad mengira
bahwa hujan akan segera turun
membasahi tanah yang telah
lama kering. Namun perkiraan
mereka saIah. ternyata yang
datang justru angin yang sangat
dingin dan kencang.
LOKASI MAKAM
Menurut Abu Hurairah, seperti
diriwayatkan Imam Bukhari, Hud
meninggal pada usia 472 tahun.
Ia dikuburkan di sebelah timur
Hadramaut. Namun orang-
orang Palestina berpendapat
bahwa makam Nabi Hud
terdapat di Palestina. Adapun
menurut Ali bin Abi Thalib, Hud
dimakamkan di bukit pasir
merah yang masuk dalam
wilayah Hadramaut.
(sumber: Ensiklopedi Islam
untuk Pelajar - no.2)
Nabi Saleh a.s.