tagtag.com/nabi23
Nabi YAHYA dIlahirkan saat
orang tuanya sudah berusia
lanjut, Nabi Yahya yang lahir
pada tahun 7 SM merupakan
anak satu- satunya Nabi Zakaria.
Ibunya yang bernama Isya
adalah saudara perempuan
Hannah yang merupakan istri
Imran dan ibu dari Maryam.
Sejak usia dini Yahya sudah
diajari dan hafal ajaran- ajaran
yang terkandung dalam kitab
Taurat dan Zabur. Yahya
diangkat Allah Swt. menjadi nabi
pada tahun 27 M.
Ia membantu ayahnya
berdakwah dengan
mengingatkan kaumnya dan
para pemimpin Bani Israil yang
melanggar hukum Taurat. Ia
sangat berani menegakkan
kebenaran dan memberlakukan
hukum agama dengan tegas. Ia
juga selalu menganjurkan agar
kaumnya yang berdosa segera
bertobat. Pertobatan ini ditandai
dengan dipermandikan
(dibaptiskan) di sungai Yordan.
Karena itu, Yahya dijuluki al-
Ma'madan (Pembaptis). Hingga
sekarang, upacara pembaptisan
ini masih dilakukan oleh umat
Kristen.
YAHYA DAN ISA
Sebelum kelahiran Yahya,
Zakaria sudah diberitahu
mengenai putranya yang akan
membenarkan firman Allah Swt.
mengenai kedatangan Nabi Isa
(
Q.3:39 ).
Di kemudian hari Yahya inilah
yang membaptis Isa dan
membenarkan risalah yang
dibawanya. Namun Yahya tidak
sempat ikut membela risalah itu
karena tewas dibunuh oleh Raja
Herodus.
HERODUS
Nabi Yahya hidup pada saat
Yerusalem berada di bawah
kekuasaan Kekaisaran Romawi
(4 SM - 39 M) dengan Herodus
sebagai penguasa setempat.
Suatu ketika Raja Herodus
berencana menikahi anak
tirinya, Herodia. Tapi Yahya
mengetahui rencana itu. Maka
ia segera mengeluarkan fatwa
larangan, karena menurut
hukum Taurat, anak tiri haram
dinikahi. Tapi Herodia tidak ingin
pernikahannya gagal. Maka ia
meminta Raja Herodus
membunuh Yahya. Raja Herodus
segera menangkap Yahya dan
memasukkannya ke penjara.
Akhirnya Yahya dibunuh oleh
Raja Herodus untuk memenuhi
permintaan kekasihnya itu.
YOHANNA
Nama Yahya merupakan
pemberian langsung dari Allah
Swt. Nama itu belum pernah
digunakan sebelumnya. Yahya
adalah nama yang diarabkan
dari kata Ibrani, Yohanna, yang
berarti hidup. Dalam surah
Maryam ayat 7 dikisahkan
bahwa Allah juga belum pernah
menciptakan orang yang serupa
dengan Yahya.
"Hai Zakaria, sesungguhnya
Kami memberi kabar gembira
kepadamu akan (beroleh)
seorang anak yang namanya
Yahya, yang sebelumnya
Kami belum pernah
menciptakan orang yang
serupa dengannya"
( Q.19:7 ).
(sumber: Ensiklopedi Islam
untuk Pelajar - no.6)
Nabi Isa a.s.